“Aku Telah Melihat Tuhan”: Jejak Panggilan dan Semangat Misi Diakon Roni Subun, SVD

Moto tahbisannya, “Aku telah melihat Tuhan” (Yohanes 20:18), menjadi refleksi spiritual yang mendalam dalam hidupnya. Moto tersebut mengandung makna iman yang kuat tentang pengalaman perjumpaan pribadi dengan Tuhan, yang kemudian menjadi dasar keberanian untuk melayani dan mewartakan kasih-Nya kepada sesama.

Setelah menyelesaikan novisiat, Frater Roni melanjutkan studi filsafat di IFTK Ledalero pada tahun 2019 hingga 2023. Di kampus yang dikenal sebagai pusat pendidikan calon imam dan intelektual Gereja di Indonesia Timur itu, ia ditempa tidak hanya dalam ilmu filsafat dan teologi, tetapi juga dalam semangat kemanusiaan dan kepedulian sosial.

Sebagai bagian dari proses pembinaan pastoral, Frater Roni menjalani TOP (Tahun Orientasi Pastoral) di SMAK St. Lukas Olilit Timur, Tanimbar, Keuskupan Amboina, pada tahun 2023 hingga 2024. Pengalaman pastoral tersebut menjadi kesempatan penting baginya untuk hidup bersama umat dan memahami realitas pelayanan Gereja secara langsung.

Di tengah kehidupan masyarakat Tanimbar, Frater Roni belajar bahwa pelayanan Gereja bukan hanya hadir di altar, tetapi juga dalam pendampingan pendidikan, kehidupan sosial, dan kehadiran bagi masyarakat kecil. Pengalaman tersebut semakin memperkuat semangat pelayanannya.

Kini, Frater Roni sedang menyelesaikan Studi Magister Teologi di IFTK Ledalero pada periode 2024 hingga 2026 sebagai bagian dari persiapan menuju tahbisan dan pelayanan pastoral yang lebih matang.

Menariknya, setelah tahbisan nanti, Frater Roni direncanakan menjalani perutusan misioner di Regio SVD Madagascar. Perutusan tersebut menjadi bukti nyata semangat misioner SVD yang siap diutus ke berbagai penjuru dunia demi pewartaan Injil dan pelayanan kemanusiaan.

Madagaskar dikenal sebagai salah satu wilayah misi yang memiliki tantangan sosial, budaya, dan pastoral tersendiri. Karena itu, dibutuhkan pribadi-pribadi yang memiliki kesiapan mental, spiritual, dan semangat pengabdian tinggi untuk melayani masyarakat di sana.

Tahbisan diakon yang akan berlangsung di Kapela Agung Seminari Santo Paulus Ledalero diperkirakan akan dihadiri keluarga, umat, para imam, biarawan-biarawati, dan sahabat dari berbagai daerah. Momen tersebut menjadi sukacita bersama, khususnya bagi umat Paroki St. Mikhael Oelami dan Keuskupan Atambua.

Halaman: 123

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru

Ikut kami:

Terpopuler