ANTOLOGI PUISI ||MARTIN MELI||

Penulis: Martin Meli

Harapanmu sederhana
namun berat untuk diwujudkan
agar mereka melangkah lebih jauh darimu
agar mereka berdiri lebih tegak dari yang kau mampu.

Meski dunia berubah begitu cepat
dan nilai sering diukur dari angka semata
kau tetap menjaga keyakinan
bahwa pendidikan adalah tentang manusia
bukan sekadar hasil.

Kadang harapan itu goyah
terhimpit realita yang tak selalu berpihak.
Namun kau merawatnya lagi
menyusunnya kembali
dari sisa-sisa keyakinan yang masih tersisa.

Sebab kau tahu
jika harapan itu padam
maka hilanglah arah bagi banyak langkah
yang pernah kau tuntun.

Selama kau masih berdiri di sana
di depan mereka yang terus bertumbuh
harapan itu akan tetap hidup
meski perlahan dan dalam diam.

DOAMU

Di ujung hari yang mulai redup
ketika kelas telah kosong dan suara mereda
kau duduk dalam diam
membiarkan lelah jatuh perlahan.

Halaman: 123456789

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru