Kau berjalan jauh
menembus jalan yang bahkan enggan disebut jalan
mengajar di tempat
yang lebih akrab dengan kekurangan
daripada perhatian.
Di ruang kelas yang hampir runtuh
kau diminta membangun generasi kokoh.
Di tengah tubuh yang mulai letih
kau diminta tetap sehat
tanpa jaminan yang benar-benar hadir.
Negeri ini pandai berjanji
namun sering lupa menepati.
Kebijakan lahir di meja-meja nyaman
tanpa pernah menyentuh debu
yang melekat di langkahmu setiap hari.
Ketika angka-angka pendidikan dibanggakan
tak ada yang benar-benar bertanya
berapa harga yang harus kau bayar
untuk membuat semua itu terlihat baik-baik saja.
Namun kau tetap berdiri
bukan karena semuanya adil
melainkan karena kau menolak menyerah
pada keadaan yang ingin membuatmu diam.
Senyummu mungkin menyimpan getir
langkahmu mungkin penuh ragu
tetapi di dalam dirimu
masih ada api yang tak bisa dipadamkan
oleh kebijakan yang lupa arah.
Suatu hari nanti
mungkin suara-suara kecil ini akan menjadi gemuruh
mengguncang mereka yang terlalu lama nyaman
di atas kursi yang jauh dari kenyataan.