“Gerakan 30 menit membaca bukan tujuan akhir, melainkan pintu masuk menuju peradaban belajar yang lebih maju di Kabupaten Sikka,” pungkasnya.
Program ini diharapkan menjadi langkah awal menuju masa depan pendidikan Sikka yang lebih cerah, dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap hari.
Klik link ini untuk berita terbaru hanya di PerspektifNusantara.com
