PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, MAUMERE — Suasana haru dan duka mendalam menyelimuti Terminal Kargo Bandara Fransiskus Xaverius Seda, Maumere, Kabupaten Sikka, pada Sabtu (12/9/2026) siang. Jenazah Alfonsius Albinus Mehan (35), dokter hewan ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang menjadi korban penembakan kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) Front Bersenjata Kodap III Ndugama, akhirnya tiba di kampung halamannya.
Pesawat CASA POLRI 212-200/P-4101 yang menerbangkan jenazah dari Labuan Bajo mendarat di Bandara Frans Seda sekitar pukul 14.40 WITA. Kedatangan jenazah disambut langsung oleh jajaran pejabat daerah Kabupaten Sikka, di antaranya Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, Wakil Bupati Simon Subandi, Dandim 1603/Sikka Letkol Arm Denny Riesta Permana, Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, Ketua DPRD Sikka Stefanus Sumandi, serta Plt. Sekda Sikka Margaretha Movaldes Da Bapa.
Upacara Serah Terima dan Penyerahan ke Rumah Duka
Setibanya di bandara, prosesi penyerahan jenazah berlangsung secara khidmat, pantauam media ini rangkaian prosesi meliputi upacara serah terima jenazah dari Pemerintah Provinsi NTT yang diwakili oleh Plt. Kepala Dinas Peternakan Melky Angsar dan Kadis Nakertrans Yosef Rasi, kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka, pengusungan peti jenazah yang dilakukan oleh aparat gabungan TNI dan Kepolisian, dilanjutkan keberangkatan menuju rumah duka menggunakan ambulans dengan pengawalan ketat dari Kepolisian (Patwal).
Sejumlah pihak keluarga dan pendamping mendampingi perjalanan jenazah sejak dari titik awal hingga tiba di Maumere.
Gugur Saat Bertugas
Alfonsius Albinus Mehan merupakan putra daerah asal Kelurahan Wailiti, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka. Pria kelahiran Maumere, 1 Maret 1991 ini mengabdikan dirinya sebagai ASN Aparatur Sipil Negara (ASN) pelayanan kesehatan hewan di wilayah Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.