Menyalakan Nalar di “Nusa Nipa”: Konferensi Republik Gaungkan Kritik Tajam Terhadap Sentralisasi dan Krisis Demokrasi

​"Republik bukan sekadar warisan sejarah yang harus dipertahankan, melainkan sebuah cita-cita bersama yang harus terus diperjuangkan. Republik akan tetap hidup selama rakyat memiliki kedaulatan, hukum membatasi kekuasaan, pengetahuan membimbing kebijakan, dan keadilan menjadi orientasi kehidupan bersama," tegas Pater Otto di hadapan ribuan peserta".
Situasi Konferensi Republik di Universitas Nusa Nipa Maumere, Kabupaten Sikka, Jumat, 30 Oktober 2026

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru