PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, Lewolema, Flores Timur — Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Flores Timur bersama kader GMNI Flores Timur, Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Lewobelen, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur, menggelar kegiatan pembersihan Mata Air Kepi’ang serta penanaman bibit anakan pohon bao dan pohon pinang.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 05 September 2026 mulai pukul 10.00 WITA hingga 14.00 WITA, dengan melibatkan unsur Alumni GMNI Flores Timur, Kader GMNI Flores Timur, Pemerintah Desa Lewobelen, serta warga masyarakat Desa Lewobelen.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial dan pengabdian masyarakat dalam momentum Konfercab II PA GMNI Flores Timur Tahun 2026.
Baca juga: DPC GMNI Flores Timur Desak Transparansi: Dana Rp20 Miliar Rentan Salah Sasaran
Aksi pembersihan mata air dan penanaman pohon dipandang sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan, khususnya dalam menjaga sumber mata air yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat.
Ketua DPC PA GMNI Flores Timur, Yohanes Ibi Hurit, mengatakan bahwa menjaga lingkungan tidak boleh hanya menjadi slogan, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata bersama masyarakat.
“Mata air adalah sumber kehidupan. Karena itu, menjaga mata air berarti menjaga kehidupan masyarakat hari ini dan generasi yang akan datang. PA GMNI Flores Timur ingin menunjukkan bahwa pengabdian kepada rakyat tidak berhenti pada ruang diskusi, tetapi harus hadir dalam kerja-kerja konkret di tengah masyarakat.”
Sementara itu, Ketua Panitia Konfercab II PA GMNI Flores Timur Tahun 2026, Benediktus Aquino, menegaskan bahwa kegiatan lingkungan merupakan bagian dari semangat pengabdian yang menjadi karakter perjuangan alumni dan kader GMNI.
