“Sedikit ragu, tapi yakin dengan apa yang saya lakukan. Satu nama, Perse Ende. Saya memikirkan nama Perse yang ada lambang di dada saya,” ujar Gabriel usai laga. Ia menambahkan bahwa dirinya sudah yakin dan menetapkan arah tendangan ke sudut kanan gawang sesuai filing awal.
Sementara itu, sang penjaga gawang, Christianus Gavril Adelio Fua Mana, mengungkapkan rasa gugupnya karena ini merupakan pengalaman adu penalti pertamanya dalam sebuah turnamen resmi.
“Pertama perasaannya sangat gugup, karena baru pertama kali saya rasakan adu penalti. Pada saat bola rebound tadi, saya kaget waktu bola terlepas dari tangan karena terpaan angin dan bola sangat kencang. Tapi saya berusaha berdiri kembali dan menyelamatkan bola,” ungkap Gavril menceritakan aksi heroiknya.
*Pelatih Gusto Kadju: Murni Dedikasi dan Siap Menatap Final*