Ayat Firman Tuhan
“Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.”
Bacaan Injil: Yohanes 11:19–27
Baca juga: OMK St. Theresia Nangablo Gelar Aksi Sosial di Tiga Sekolah Dasar
Allah Adalah Kasih dan Kebangkitan Hidup
Rasul Yohanes menegaskan sebuah kebenaran yang sangat mendasar: Allah adalah kasih. Kasih bukan hanya salah satu sifat Allah, melainkan merupakan hakikat diri-Nya. Karena itu, setiap karya Allah selalu lahir dari kasih. Penciptaan, pemeliharaan hidup, pengampunan dosa, hingga keselamatan yang diberikan melalui Yesus Kristus merupakan bukti nyata bahwa Allah tidak pernah berhenti mengasihi manusia.
Baca juga: Renungan Harian Katolik, Rabu 22 Juli 2026
Kasih Allah bukanlah kasih yang bergantung pada kelayakan kita. Ketika manusia jatuh ke dalam dosa dan menjauh dari-Nya, Allah tidak meninggalkan ciptaan-Nya. Sebaliknya, Ia datang mencari, memanggil, dan menyelamatkan melalui Putra-Nya, Yesus Kristus. Di kayu salib, kasih Allah dinyatakan secara sempurna. Yesus menyerahkan hidup-Nya agar setiap orang yang percaya kepada-Nya memperoleh hidup yang kekal. Kasih seperti inilah yang menjadi teladan bagi setiap orang percaya.