Renungan Harian; Rabu, 29 Juli 2026

Dalam Injil hari ini, Yesus datang menemui Marta yang sedang berduka karena kematian Lazarus. Di tengah kesedihan itu, Yesus menyampaikan sabda yang mengubah cara pandang Marta: "Akulah kebangkitan dan hidup. Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati." Yesus mengajak Marta untuk tidak hanya berharap pada kebangkitan di akhir zaman, tetapi percaya bahwa di dalam diri-Nya kehidupan baru telah dimulai. Kehadiran Kristus mengalahkan kuasa maut dan membawa harapan yang tidak pernah padam.

Ayat Firman Tuhan

“Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.”

Bacaan Injil: Yohanes 11:19–27

Baca juga: OMK St. Theresia Nangablo Gelar Aksi Sosial di Tiga Sekolah Dasar

 

Allah Adalah Kasih dan Kebangkitan Hidup

Rasul Yohanes menegaskan sebuah kebenaran yang sangat mendasar: Allah adalah kasih. Kasih bukan hanya salah satu sifat Allah, melainkan merupakan hakikat diri-Nya. Karena itu, setiap karya Allah selalu lahir dari kasih. Penciptaan, pemeliharaan hidup, pengampunan dosa, hingga keselamatan yang diberikan melalui Yesus Kristus merupakan bukti nyata bahwa Allah tidak pernah berhenti mengasihi manusia.

Baca juga: Renungan Harian Katolik, Rabu 22 Juli 2026

Kasih Allah bukanlah kasih yang bergantung pada kelayakan kita. Ketika manusia jatuh ke dalam dosa dan menjauh dari-Nya, Allah tidak meninggalkan ciptaan-Nya. Sebaliknya, Ia datang mencari, memanggil, dan menyelamatkan melalui Putra-Nya, Yesus Kristus. Di kayu salib, kasih Allah dinyatakan secara sempurna. Yesus menyerahkan hidup-Nya agar setiap orang yang percaya kepada-Nya memperoleh hidup yang kekal. Kasih seperti inilah yang menjadi teladan bagi setiap orang percaya.

Halaman: 123

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru

Ikut kami:

Terpopuler