Kepergian pelaku ke Kalimantan menyisakan luka dan kemarahan yang mendalam bagi keluarga besar korban. Mereka menilai lambatnya penanganan kasus ini membuat pelaku dapat dengan bebas berkeliaran di luar daerah tanpa mempertanggungjawabkan perbuatannya.
korban tidak mampu menyembunyikan rasa murka dan luka batinnya atas masa depan putrinya yang telah hancur.
”Harapan kami sama keluarga, dia (pelaku) segera ditangkap. Bahkan rasanya bukan cuma ditangkap dan masuk penjara, kalau bisa dia dihukum mati saja atas apa yang sudah dia perbuat kepada anak kami,” tegas korban dengan nada emosional.
Keluarga korban kini mencari keadilan dan mendesak jajaran Polres Sikka untuk segera berkoordinasi dengan kepolisian di Kalimantan guna melacak keberadaan Genifansius Koli. Publik dan keluarga menanti langkah nyata dan tegas dari aparat penegak hukum agar keadilan bagi MS (22) tidak larut dalam ketidakpastian.