Diancam Pisau dan Dihamili: Keluarga Desak Polres Sikka Tangkap Genifansius Koli, Buronan ke Kalimantan

Di bawah todongan senjata tajam dan ketakutan luar biasa akan keselamatan nyawa keluarganya, MS terpaksa tunduk. Pelaku yang merupakan adik kandung dari ayah korban (bapak kecil) tersebut tega menodai keponakannya sendiri. Aksi bejat ini dilaporkan terjadi hingga dua sampai tiga kali.

Hamil dan Ditinggal Kabur ke Kalimantan

​Penderitaan MS tidak berhenti di situ. Beberapa bulan kemudian, korban mendapati dirinya berbadan dua. Ketika MS memberitahukan perihal kehamilannya, pelaku justru berlepas tangan dan kembali mengancam korban agar melimpahkan kesalahan kepada orang lain.

​”Nanti kalau kau hamil, kau jangan bilang saya. Kau bilang orang lain saja,” tiru MS mengingat ucapan pelaku saat itu.

​Karena diselimuti rasa takut yang luar biasa akibat ancaman pembunuhan, MS memilih bungkam dan menyembunyikan kehamilannya rapat-rapat. Kebohongan itu akhirnya runtuh ketika mama besar (tante) korban mencurigai perubahan fisik MS yang semakin membesar.

​Setelah didesak, MS akhirnya menangis dan menceritakan seluruh petaka yang menimpanya. Namun malang, sesaat sebelum rahasia ini terbongkar dan korban melahirkan pada November 2024, pelaku tercium sudah melarikan diri.

Pelaku diketahui kabur ke Kalimantan pada hari Sabtu, tanggal 1 atau 2 November 2024, hanya selang beberapa hari sebelum laporan polisi resmi dibuat pada 4 November 2024.

Jeritan Hati Keluarga: Desak Polres Sikka Segera Tangkap Pelaku

Halaman: 123

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru

Ikut kami:

Terpopuler