Hamil dan Ditinggal Kabur ke Kalimantan
Penderitaan MS tidak berhenti di situ. Beberapa bulan kemudian, korban mendapati dirinya berbadan dua. Ketika MS memberitahukan perihal kehamilannya, pelaku justru berlepas tangan dan kembali mengancam korban agar melimpahkan kesalahan kepada orang lain.
”Nanti kalau kau hamil, kau jangan bilang saya. Kau bilang orang lain saja,” tiru MS mengingat ucapan pelaku saat itu.
Karena diselimuti rasa takut yang luar biasa akibat ancaman pembunuhan, MS memilih bungkam dan menyembunyikan kehamilannya rapat-rapat. Kebohongan itu akhirnya runtuh ketika mama besar (tante) korban mencurigai perubahan fisik MS yang semakin membesar.
Setelah didesak, MS akhirnya menangis dan menceritakan seluruh petaka yang menimpanya. Namun malang, sesaat sebelum rahasia ini terbongkar dan korban melahirkan pada November 2024, pelaku tercium sudah melarikan diri.
Pelaku diketahui kabur ke Kalimantan pada hari Sabtu, tanggal 1 atau 2 November 2024, hanya selang beberapa hari sebelum laporan polisi resmi dibuat pada 4 November 2024.
Jeritan Hati Keluarga: Desak Polres Sikka Segera Tangkap Pelaku