Pekan Biasa XIV
Bacaan: Hosea 8:4-7, 11-13; Matius 9:32-38
“Tuaian Memang Banyak, Tetapi Pekerja Sedikit”
Baca juga: OMK Emaus Nita Berbincang Hangat Bersama Ketua Komisi Kepemudaan Regio Bali Nusra
Dalam Injil hari ini, Yesus menunjukkan belas kasih-Nya kepada banyak orang. Ia menyembuhkan yang sakit, membebaskan yang kerasukan roh jahat, dan menghibur mereka yang letih lesu. Ketika melihat orang banyak, hati Yesus tergerak oleh belas kasihan karena mereka bagaikan domba yang tidak mempunyai gembala.
Yesus kemudian berkata kepada para murid, “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuhan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”
Sabda ini tetap relevan hingga hari ini. Dunia masih membutuhkan banyak pribadi yang mau menjadi pembawa kasih, damai, dan pengharapan. Menjadi pekerja Tuhan bukan hanya tugas para imam, biarawan, dan biarawati, tetapi juga panggilan setiap orang beriman. Di dalam keluarga, lingkungan kerja, sekolah, maupun masyarakat, kita dipanggil menjadi saksi Kristus melalui perkataan, tindakan, dan teladan hidup.
Baca juga: Daily Catholic Reflection, 03 July 2026
Bacaan pertama dari Nabi Hosea mengingatkan bahwa umat Israel sering mengandalkan kekuatan sendiri dan melupakan Allah. Akibatnya, mereka menuai kehancuran. Renungan ini mengajak kita untuk kembali menempatkan Tuhan sebagai pusat kehidupan. Ketika hidup berakar pada Tuhan, kita akan menghasilkan buah kasih yang membawa berkat bagi sesama.