Semangat Pancasila untuk Revolusi Nasional: JAKER Dorong Kedaulatan Ekonomi dan Energi Indonesia

"Hari ini tugas kebudayaan kita adalah membumikan Pancasila dengan semangat gotong royong, mengawal Revolusi Nasional, serta menciptakan narasi rakyat yang mampu mengurangi ketergantungan terhadap asing," ujar Untung Sarwono.
Untung Sarwono, Sekjend Organisasi Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER)

Menurutnya, kelompok-kelompok pemodal besar yang selama ini menikmati keuntungan dari ketergantungan ekonomi, serta kepentingan asing yang ingin mempertahankan pengaruhnya terhadap sumber daya alam Indonesia, berpotensi memberikan perlawanan terhadap berbagai agenda kemandirian nasional.

“Dalam setiap proses perubahan pasti akan muncul gejolak. Akan ada kelompok yang tidak sejalan dengan semangat revolusi nasional dan mencoba membangun narasi negatif, termasuk menyebarkan informasi yang tidak benar atau hoaks untuk menghambat upaya bangsa ini keluar dari dominasi asing,” tegasnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih kritis dalam menyikapi informasi yang beredar di ruang publik, terutama di media sosial. Menurutnya, masyarakat perlu membangun narasi yang berpihak pada kepentingan rakyat dan masa depan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Untung Sarwono juga menegaskan sikap organisasi yang dipimpinnya terhadap berbagai kebijakan pemerintah. Ia menyatakan bahwa JAKER akan tetap berpegang pada prinsip-prinsip demokrasi dan keberpihakan kepada rakyat.

Ia merumuskan tiga sikap dasar yang menjadi pedoman organisasi dalam menyikapi kebijakan negara. Pertama, setiap kebijakan yang berpihak kepada rakyat wajib didukung. Kedua, kebijakan yang berpotensi merugikan rakyat harus dikoreksi secara konstruktif. Ketiga, apabila terdapat kebijakan yang nyata-nyata merugikan rakyat, maka harus dilawan melalui cara-cara yang sesuai dengan prinsip demokrasi dan konstitusi.

“Sikap kami jelas. Selama kebijakan negara berpihak kepada rakyat, kami mendukung. Jika ada potensi yang merugikan rakyat, kami akan memberikan koreksi yang konstruktif. Dan jika kebijakan itu merugikan rakyat, maka kami akan berdiri bersama rakyat untuk melakukan perlawanan secara konstitusional,” ujarnya.

Lebih lanjut, Untung Sarwono menekankan bahwa Revolusi Nasional hanya dapat berjalan apabila seluruh komponen bangsa tetap berpegang teguh pada ideologi Pancasila dan konstitusi negara, yakni Undang-Undang Dasar 1945. Menurutnya, gotong royong merupakan energi sosial yang harus terus dijaga agar Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan global.

Halaman: 123

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru

Ikut kami:

Terpopuler