Dorong Kemampuan Jurnalistik Pelajar, AKPERSI Gelar Pelatihan di SMAN 1 Larantuka

Kita lihat ada phising, malware dan sosial engginering yang selalu hadir dalam bentuk penyamaran surat undangan di Whatsapp, atau login Brimo serta orang yang menelpon kita meminta data pribadi mengatasnamakan pihak yang dipercaya. Hal-hal itu perlu kita literasikan agar adik-adik kita tak terjebak dalam ilustrasi kemalangan demikian
PELATIHAN - Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) membekali para siswa SMAN 1 Larantuka dengan materi jurnalistik dan literasi digital, Senin (4/5/2026). Pembekalan ini bagian dari jembatan program literasi AKPERSI Goes To School dalam rangka menyongsong Word Press Freddom Day. Pelatihan jurnalistik ini dikemudi langsung oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) AKPERSI Provinsi Nusa Tenggara (NTT) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) AKPERSI Kabupaten Flores Timur.

PERPEKTIFNUSANTARA.COM – Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) membekali para siswa SMAN 1 Larantuka dengan materi jurnalistik dan literasi digital, Senin (4/5/2026). Pembekalan ini bagian dari jembatan program literasi AKPERSI Goes To School dalam rangka menyongsong Word Press Freddom Day.

Pelatihan jurnalistik ini dikemudi langsung oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) AKPERSI Provinsi Nusa Tenggara (NTT) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) AKPERSI Kabupaten Flores Timur.

Ketua DPD Akpersi NTT, Djuwenchayanna Diaz, C.bj menyebut kebebasan pers adalah fondasi demokrasi yang sehat. Ia menyebut pers yang bebas dan bertanggung jawab dapat memberikan informasi yang benar dan mampu mengontrol kekuasaan dari penyalahgunaan kewenangan.

Baca juga: Rehabilitasi Terumbu Karang di Teluk Maumere Libatkan Lintas Sektor, Tanam 1.200 Fragmen

“Sebagai pelajar dan warga kita semua punya peran, cek fakta, lawan hoax dan dukung jurnalisme berkualitas,” kata Djuwenchayanna saat memaparkan materinya kepada para siswa.

Djuwenchayanna mengatakan, peringatan kebebasan pers itu penting guna mendorong insan pers meningkatkan profesionalisme dan standar pemberitaan.

“Membrikan penghargaan kepada jurnalis yang gugur dalam menjalankan tugasnya,” imbuhnya.

Baca juga: Ketua DPRD Sikka Soroti Gaji PPPK Rp600 Ribu dan Kritik Kebijakan Daerah yang Tak Berpihak pada Buruh

Djuwenchayanna juga mengingatkan tentang pentingnya melihat ancaman pers saat ini yakni ancaman keamanan, kriminalisasi dan hoax.

Halaman: 123

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru