PERSPEKTIFNUSANTARA.COM— Pameran Literasi Pendidikan antar Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) se-Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan.
Kegiatan yang digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTU ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat budaya literasi di lingkungan satuan pendidikan.
Ketua SMSI TTU, Carles Usfunan, melalui Ketua Bidang Literasi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) TTU, Oktovianus Arkyan Masan, S.Fil, menyampaikan pandangannya terkait pentingnya kegiatan tersebut.
Baca juga: AH TUHAN
“Pameran literasi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan ruang edukatif yang mampu mendorong peserta didik untuk menampilkan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengekspresikan ide dan gagasan melalui karya nyata yang dihasilkan dari proses pembelajaran.
“Melalui pameran ini, siswa dilatih untuk berani berkarya, menyampaikan pesan, serta membangun kepercayaan diri dalam menampilkan hasil kerja mereka,” tambahnya.
Oktovianus menegaskan bahwa literasi harus dipahami secara komprehensif, tidak hanya sebatas membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan menganalisis, memahami, dan menciptakan sesuatu yang bernilai.
