Ketiga Hidup: HIDUP dalam Yesus berarti HIDUP yang penuh pengharapan, berani menghadapi maut, dan menemukan makna dalam setiap langkah bersama-Nya. Lalu, bagaimana sikap kita untuk berjalan bersama Yesus?Pertama Percaya (Jalan): Menyerahkan diri setiap hari, yakin bahwa keselamatan bukan hasil usaha, melainkan anugerah Kristus. Kedua Mengasihi (Kebenaran): Berani berkata benar tanpa menghakimi, mengasihi pendosa sambil menolak dosa. Ketiga Bertahan (Hidup):
Tetap teguh dalam pengharapan, meski doa belum terjawab atau dunia runtuh, karena Yesus tinggal bersama kita.
Pesan Untuk Kita
Para saudaraku, ytk perjalanan iman bukan soal menemukan peta terbaik, melainkan berjalan bersama Pribadi yang adalah Jalan itu sendiri, yakni Yesus.
Murid sejati tidak berkata, “Aku sedang mencari JALAN,” melainkan, “JALAN” itu telah menemukan aku, dan nama-Nya adalah Yesus.” Selamat berjalan bersama Sang Jalan, berpegang pada Sang Kebenaran, dan hidup di dalam Sang Hidup. Amin.
Pertanyaan Refleksi
1. Apakah saya sungguh menyerahkan arah hidup saya kepada Yesus, atau masih mencari “jalan lain” yang ditawarkan dunia?
2. Bagaimana saya menghidupi kebenaran Yesus dengan KASIH, sehingga berani berkata benar tanpa kehilangan HATI yang mengasihi?
3. Dalam situasi sulit, apakah saya tetap bertahan dalam pengharapan karena percaya bahwa Yesus adalah hidup yang tinggal bersama saya?
