Pelabuhan Terakhir, Kumpulan Puisi Arnold Bewat

Arnold Bewat

Di antara kita ada ruang tak bernama
Bukan jarak, tapi cara semesta menjaga
Agar rindu tak jadi biasa
Agar temu selalu terasa istimewa

Aku simpan tawamu di kantong doa
Kau simpan namaku di sela tawa
Kita dua orang yang percaya
Cinta tak harus selalu bersama

Tapi jika Tuhan beri waktu
Aku mau habiskan semuanya denganmu

PELABUHAN TERAKHIR

Lelah sudah kapalku berlayar
Dari hati ke hati yang tak sebentar
Hingga akhirnya berlabuh di dermagamu
Dan tahu: inilah pelabuhan terakhirmu

Tak lagi kucari mercusuar lain
Sebab matamu cukup jadi cahaya
Tak lagi kutanya arah angin
Sebab dekapmu adalah utara

Jika hidup adalah perjalanan panjang
Biar kau jadi tempatku pulang

Halaman: 1234

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru