Pelabuhan Terakhir, Kumpulan Puisi Arnold Bewat

Arnold Bewat

Kutitipkan janji di ujung senja
Bahwa jarak takkan pernah jadi penjara
Sebab cinta kita bukan sekadar kata
Tapi setia yang tumbuh di dada

Meski dunia sering tak ramah
Bersamamu, aku ingin selalu jadi rumah

KAU, SECANGKIR KOPI

Kau seperti secangkir kopi pagi
Pahitnya jujur, hangatnya menepi
Bangunkan aku dari mimpi yang sepi
Dan ajarkan bahwa rindu tak harus mati

Aromamu tinggal di tiap sudut hari
Menjadi tenang di tengah bising sendiri
Tak perlu mewah, tak perlu janji tinggi
Cukup kau ada, aku utuh kembali

Jika hidup adalah meja yang berantakan
Kau alas yang buat semuanya aman

SEMESTA DAN KITA

Halaman: 1234

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru