Kutitipkan janji di ujung senja
Bahwa jarak takkan pernah jadi penjara
Sebab cinta kita bukan sekadar kata
Tapi setia yang tumbuh di dada
Meski dunia sering tak ramah
Bersamamu, aku ingin selalu jadi rumah
KAU, SECANGKIR KOPI
Kau seperti secangkir kopi pagi
Pahitnya jujur, hangatnya menepi
Bangunkan aku dari mimpi yang sepi
Dan ajarkan bahwa rindu tak harus mati
Aromamu tinggal di tiap sudut hari
Menjadi tenang di tengah bising sendiri
Tak perlu mewah, tak perlu janji tinggi
Cukup kau ada, aku utuh kembali
Jika hidup adalah meja yang berantakan
Kau alas yang buat semuanya aman
SEMESTA DAN KITA
