“Mengingat tiga ruas jalan utama berfungsi ganda sebagai jalur evakuasi, kami memohon dukungan pembiayaan melalui APBN tahun 2026 untuk minimal lima ruas jalan IJD yang diusulkan, dan empat ruas sisanya pada tahun 2027,” tegasnya.
Nagekeo Usulkan Pembangunan Bandar Udara
Selain pemulihan infrastruktur dasar, Pemerintah Kabupaten Nagekeo membawa agenda strategis lainnya kepada pemerintah pusat, yakni pembangunan bandar udara di Kabupaten Nagekeo.
Wakil Bupati menyebut keberadaan bandara di Nagekeo memiliki arti strategis, khususnya dalam menghadapi kondisi darurat bencana di Pulau Flores.
Saat bencana melanda Flores, Nagekeo dinilai memiliki posisi geografis yang strategis karena berada di bagian tengah Pulau Flores. Pemerintah daerah menyebut Nagekeo dikelilingi sejumlah kabupaten, baik di wilayah timur maupun barat Flores.
Dalam kondisi bencana yang membutuhkan mobilisasi bantuan secara cepat, keberadaan bandara dinilai dapat memperkuat konektivitas udara sekaligus menjadi salah satu pusat logistik dan distribusi bantuan kemanusiaan.
“Keberadaan bandara di Nagekeo sangat krusial dan strategis sebagai pusat logistik dan distribusi bantuan kemanusiaan cepat tanggap darurat untuk seluruh wilayah Pulau Flores,” demikian pernyataan Wakil Bupati.