Situasi ini, menurut pemerintah daerah, menunjukkan bahwa dampak bencana tidak hanya menyentuh aspek fisik bangunan, tetapi juga mengganggu keberlangsungan pelayanan pemerintahan dan kehidupan sosial masyarakat.
Fasilitas Kesehatan Rusak, Pelayanan Dilakukan Darurat
Sektor kesehatan juga menjadi salah satu yang terdampak serius. Kerusakan meliputi RSUD, RSUDP, sembilan Puskesmas, serta 93 Pustu/Polindes. Kondisi tersebut membuat pelayanan kesehatan kepada masyarakat harus dilakukan melalui skema darurat, termasuk dengan memanfaatkan ruang dan fasilitas di luar gedung.
Pemerintah Kabupaten Nagekeo menilai pemulihan fasilitas kesehatan menjadi bagian penting dalam proses rehabilitasi pascabencana karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.
193,41 Hektare Lahan Pertanian Terdampak
Dampak bencana juga dirasakan sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang kehidupan masyarakat Nagekeo.
Sedikitnya 193,41 hektare lahan pertanian terdampak, dengan kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kehidupan sekitar 518 kepala keluarga.