Beberapa hal yang segera dibutuhkan yaitu bantuan terpal atau tenda darurat untuk area KBM sementara, profil tank berukuran kecil untuk penampungan air bersih, evaluasi teknis melalui survei dan audit keselamatan bangunan oleh tim ahli.
“Kami juga berharap kalau bisa diberikan profil tank kecil untuk sekolah karena kami memang tidak punya bak sekolah dan air di sini susah sekali,” tambah Dino.
Menanti Hadirnya Negara di Lapangan
Bagi warga SDN Hepang, permintaan bantuan seperti terpal dan tangki air bukanlah hal mewah, melainkan kebutuhan dasar untuk bertahan di masa tanggap darurat. Para guru bertekad menjaga semangat pendidikan tetap menyala, tetapi mereka menolak jika keselamatan nyawa anak-anak harus menjadi taruhannya.
Respons cepat dari Pemerintah Daerah terkait sangat ditunggu untuk memastikan apakah sekolah ini masih layak dihuni atau membutuhkan intervensi darurat secara menyeluruh. Jangan sampai pemerintah baru bertindak setelah jatuh korban atau terjadi kerusakan yang lebih fatal.
