Seribu Lilin dari OMK Paroki Ritawolo dan Cinta yang Tidak Pernah Padam

Sepenggal lirik lagu lawas ‘Masih ada Waktu’ karya Ebiet G. Ade seakan menjadi teman pulang paling mengena di malam dingin itu. Kita pasti ingat tragedi yang memilukan, kenapa harus mereka yang tertimbun tanah, tentu ada hikmah yang harus kita petik, atas nama jiwa mari heningkan cipta.
Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Ritawolo, RD. Mikhael Samuel Beraona (tengah), bersama Diakon Rikard Diku, SVD dan Fr. Erik Witin. 
Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Ritawolo, RD. Mikhael Samuel Beraona (tengah), bersama Diakon Rikard Diku, SVD dan Fr. Erik Witin. 

Sepenggal lirik lagu lawas ‘Masih ada Waktu’ karya Ebiet G. Ade seakan menjadi teman pulang paling mengena di malam dingin itu. Kita pasti ingat tragedi yang memilukan, kenapa harus mereka yang tertimbun tanah, tentu ada hikmah yang harus kita petik, atas nama jiwa mari heningkan cipta.

Halaman: 123

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru