Pantauan di lokasi menunjukkan sebagian warga masih memilih mengungsi di luar rumah. Trauma pascagempa membuat ruang terbuka menjadi pilihan yang dianggap lebih aman, meski kondisi pengungsian jauh dari layak.
Bagi warga Dobo, persoalan pascagempa kini datang berlapis. Rumah yang retak membuat mereka kehilangan rasa aman, sementara bak penampungan yang pecah membuat akses terhadap air bersih ikut terganggu.
Di tengah kondisi tersebut, warga tidak banyak meminta. Mereka membutuhkan tempat berlindung, air bersih dan perhatian agar kebutuhan paling dasar dapat terpenuhi.
Bagi Sergius dan warga Dobo, kehadiran pemerintah bukan semata soal bantuan. Mereka ingin ada pihak yang datang melihat langsung kondisi mereka dan memastikan warga terdampak tidak dibiarkan menghadapi masa sulit seorang diri.
