Tim Literasi Disarpus Sikka Gelar Trauma Healing bagi Anak-Anak Pengungsi Gempa

Very Awales menambahkan, kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Yuvensius Rafael, SE, bersama Tim Literasi Disarpus Sikka.

“Kami menggerakkan Tim Literasi Disarpus untuk hadir langsung di tengah anak-anak pengungsi. Ini adalah bagian dari pelayanan pemerintah, bukan hanya memenuhi kebutuhan fisik masyarakat terdampak bencana, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan psikososial, khususnya bagi anak-anak,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan trauma healing dapat membantu anak-anak melewati masa sulit pascabencana dengan lebih kuat dan tetap memiliki semangat untuk belajar.

“Kami ingin anak-anak tetap tersenyum, tetap membaca, tetap bermain dan tetap memiliki harapan. Bencana boleh membuat kita berhenti sejenak, tetapi tidak boleh mematikan semangat anak-anak untuk terus belajar dan meraih masa depan,” pungkas Very Awales.

Halaman: 12

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru