PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, Maumere-Rotary Action Grup akhirnya ‘turun gunung’. Lembaga Swadaya Masyarakat (Non-Governmental Organization) yang bergerak di bidang Air, sanitasi dan kebersihan menggelar kegiatan pada Rabu, 30 September 2026 di Moro, Desa Iantena Kecamatan Kewapante. Kegiatan difasilitasi oleh Nusa Tenggara Asscotiation (NTA) selaku Mitra Kerja Rotary dan pemerintah desa Iantena yang dikepalai oleh Thomas Alva Edison. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Presiden ROTARI , ketua dewan NTA Australia dan anggota, ketua NTA Indonesia dan anggota, pemerintah desa dan masyarakat desa Iantena. Kehadirian Rotary Action Grup di Iantena merupakan tindak pemantauan langsung terhadap program WASH (Water, Sanitation, Hygiene) yang merupakan visi government yang berbasis di Desa Iantena selama kurun waktu 4 tahunan. Kegiatan ini juga merupakan serah terima sekaligus peresmian terhadap aplikasi kinerja Lembaga dimana 70 bak air (water tanks), 70 MCK (Toilets/wash rooms) dan praktik kebersihan lingkungan telah terealisasi.
Rotary Action Grup merupakan Non-Governmental Organization atau Lembaga swadaya masyarakat yang memfokuskan diri pada misi kehidupan masyarakat yang lebih sehat dimana setiap orang bisa mengakses hak-hak dasarnya seperti air bersih, sanitasi berkelanjutan, dan standar kebersihan, sehingga mengubah dan memperkuat ketahanan hidup masyarkat. Misinya adalah mendukung pengembangan program WASH (Water, Sanitation, Hygiene atau Air, sanitasi dan kebersihan ,yang didorong oleh kelompok masyarakat dengan memobilisasi sumber daya dan keahlian lembaga serta mitranya untuk melaksanakan program dan proyek yang berkelanjutan, memberdayakan komunitas, dan mengadvokasi kebijakan-kebijakan fungsionalnya.
Baca juga: Nagekeo Hadapi Risiko Multi-Bahaya, Wabup Gonzalo Minta Dukungan APBN dan Pembangunan Bandara
Kehadiran Rotary Action Grup dan Mitra kerjanya Nusa Tenggara Asscotiation di wilayah desa Iantena tentu menjadi oase bagi masyarakat. Kehadirannya tidak dipandang sebagai aplikasi atministartif-fungsional melainkan sebuah keberuntungan objektif. Hal ini sebagaimana diakui oleh ibu Fensilia Aurelia Nona Onci yang merupakan pihak penerima bantuan pada program WASH. Menurut ibu yang juga terafiliasi dalam struktur kepemimpinan desa Iantena sebagai Ketua Badan Permusyawaratan Desa, pengaplikasian Program WASH di desa Iantena yang didampingi langsung oleh Nusa Tenggara Asscotiation ini (NTA) Indonesia merupakan keberuntungan yang patut disyukuri.
“sebagai masyarakat dan pemanfaatan, saya merasa sangat beruntung dan berterima kasih kepada tim Rotary Action Grup dan NTA Indonesia, atas perhatian dan dukungannya kepada masyarakat desa Ian Tena pada umumnya dan pemanfaatan pada khususnya. Dengan adanya program ini kami merasa sangat terbantu dalam hal ini akses penyediaan air bersih melalui bantuan bak penampung air hujan (bak PAH) sehingga selama +_ lebih 4 – 5 tahun ini kami kurang dan hampir tidak pernah membeli air Tanki karena penyediaan air masih tersedia di bak penampung. Lalu dalam kurun waktu 1 tahun ini kami juga mendapatkan kembali perhatian dari NTA,dan Rotary dalam hal pemenuhan kebutuhan akan pola hidup bersih dan sehat berupa pembangunan MCK agar masyarakat dan pemanfaatan tidak lagi melakukan BABS”. Demikian pengakuan dari ibu yang lazim disapa Mama Oncy.
Baca juga: Kelas Literasi Sinema Bahas Film Pengabdian, Dangdut Menuju UNESCO
Sebagai masyarakat yang mendapat bantuan tentu merupakan sebuah sumbangsi luar biasa dari Rotary Action Grup dan Nusa Tenggara Asscotiation (NTA). Apalagi basis wilayah desa Iantena merupakan wilayah dengan secara khusus sumber air yang kurang memadai. Bantuan secara khusus water tanks (bak penampung) cukup membantu mereka dalam penyediaan air bersih meski pada musim kemarau, masyarakat tetap berharap pada air tanki. Bantuan bank penampung setidaknya cukup mengurangi terhadap pembelian air tanki yang biayanya semakin hari semakin meningkat.