“Jalan ini kalau tidak segera dibersihkan, kalau terjadi sesuatu dengan Gunung Egon, kami di satu desa ini bisa terjebak. Mau lari menuju Waigete juga sangat berisiko karena jalurnya berhadapan dengan Gunung Egon,” katanya.
Karena itu, ia berharap pemerintah segera membuka kembali akses tersebut agar masyarakat memiliki jalur keluar apabila terjadi keadaan darurat.
“Pemerintah tolong perhatikan kami. Kami juga korban gempa. Tolong segera buka dan perbaiki jalan ini,” pintanya.
Warga Juga Mengaku Belum Mendapat Bantuan
Selain persoalan akses transportasi, Hilarius juga menyampaikan bahwa masyarakat Desa Egon Gahar membutuhkan bantuan kebutuhan dasar pascagempa.
Ia menyebut warga membutuhkan makanan dan obat-obatan karena sejak gempa mereka belum merasakan bantuan yang memadai.
“Kami juga butuh bantuan obat-obatan dan makanan karena semenjak gempa kami belum mendapatkan sentuhan bantuan pemerintah. Padahal kami juga sebagai korban gempa,” ungkapnya.