Di saat warga masih menghadapi ketakutan akibat gempa susulan dan sebagian fasilitas publik mengalami kerusakan, kolaborasi antara masyarakat, lembaga pendidikan, alumni, TNI, pemerintah dan unsur kemanusiaan menjadi sangat penting.
Bagi 276 siswa Seminari BSB Maumere, dua tenda yang berdiri di lapangan olahraga malam itu menjadi lebih dari sekadar tempat berlindung. Tenda tersebut menjadi simbol bahwa di tengah situasi sulit dan penuh kecemasan, masih ada tangan-tangan yang datang membantu.
TNI hadir, bergerak cepat, dan melayani masyarakat.
Danlanal Maumere beserta 17 personel yang bekerja hingga dini hari telah memberikan contoh sederhana namun berarti: dalam situasi bencana, keselamatan manusia harus menjadi prioritas utama.