Flores Berduka: 33 Jiwa Meninggal Pasca-Gempa, Gubernur NTT Tegaskan Fokus Penanganan Bencana dan Kebutuhan Logistik

Pemerintah Provinsi NTT bersama TNI-Polri dan DPRD sepakat agar seluruh jajaran di lapangan tidak menunda penyaluran bantuan. Jika stok pemerintah lokal terbatas, petugas diizinkan memanfaatkan logistik terdekat yang ada di masyarakat atau pertokoan lokal, yang nantinya akan diselesaikan pembayarannya oleh pemerintah.

Instruksi Darurat: Logistik Jangan Ditahan

Gubernur Melki menegaskan bahwa fokus utama masa tanggap darurat adalah penyelamatan warga tertimbun dan jaminan kebutuhan dasar bagi para pengungsi, seperti makanan, minuman, tenda, selimut, dan tempat tinggal sementara.

Pemerintah Provinsi NTT bersama TNI-Polri dan DPRD sepakat agar seluruh jajaran di lapangan tidak menunda penyaluran bantuan. Jika stok pemerintah lokal terbatas, petugas diizinkan memanfaatkan logistik terdekat yang ada di masyarakat atau pertokoan lokal, yang nantinya akan diselesaikan pembayarannya oleh pemerintah.

“Dalam masa tanggap darurat ini, semua stok yang ada dikeluarkan dulu untuk bantu para korban. Jangan menunggu bantuan pusat datang kalau kebutuhan mendesak sudah ada di daerah,” ujar Melki.

Terkait status penanganan bencana nasional, Pemprov NTT tengah menyusun laporan komprehensif untuk berkoordinasi langsung dengan pemerintah pusat. Gubernur mengimbau masyarakat agar tetap tenang, saling menguatkan, dan hanya memercayai informasi resmi dari BMKG, TNI-Polri, serta pemerintah daerah. Rekan media dan penggiat media sosial juga diharapkan menyajikan narasi yang menyejukkan guna menjaga kondusivitas warga.

Halaman: 12

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru