PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, MAUMERE — Drama lima gol mewarnai laga sengit babak lanjutan Soeratin Cup U-17 yang berlangsung di Stadion Gelora Samador, Maumere, Kabupaten Sikka. PS Malaka sukses menundukkan perlawanan gigih Persap Alor dengan skor tipis 3-2.
Kemenangan ini tak sekadar menambah pundi-pundi poin bagi Laskar Manu Meo, tetapi juga makin mempertegas matangnya kesiapan taktik dan mentalitas juara yang diusung oleh jajaran pelatih serta pemain.
Adu Taktik dan Adaptasi Cuaca Ekstrem
Laga yang berlangsung di bawah terik matahari Maumere ini menjadi ujian fisik dan strategi yang nyata bagi kedua tim. Pelatih Kepala PS Malaka, Ade Sjan Maikameng, mengungkapkan bahwa kunci kemenangan timnya terletak pada fleksibilitas taktik dan kemampuan mengeksekusi strategi permainan.
“Semua lawan itu punya karakteristik beda-beda, ya. Persap Alor dengan determinasi tinggi, presisi tinggi. Artinya, kami juga menerapkan strategi yang berbeda untuk setiap lawan. Soal kondisi menang dengan skor lebih besar, mau mencetak gol lebih besar, ya ini balik lagi ke strategi kita. Kita perang strategi nih antara PS Malaka sama Persap Alor,” ujar Coach Ade usai laga.
Meski berhasil mencetak tiga gol, Coach Ade tidak cepat berpuas diri. Ia mencatat transisi permainan dari menyerang ke bertahan (attacking to defensive transition) masih perlu diperbaiki, terlebih di tengah gempuran cuaca ekstrem Maumere yang sangat menguras stamina.
Baca juga: Tahan Persap Alor Berbagi Skor, Persada SBD Amankan Poin Perdana di Pertiwi Cup 2026
Evaluasi Kapten: Optimis Menatap Laga Berikutnya