Keluarga kami adalah pohon yang pernah rindang,
Dan beberapa dahannya telah rebah ke pangkuan bumi.
Namun akar cinta yang mereka tinggalkan tetap hidup,
Menyalurkan rindu ke dalam darah generasi yang masih bertahan.
RUMAH YANG DITINGGALKAN MUSIM
Rumah ini tak lagi sama sejak satu per satu pergi.
Pintu masih terbuka setiap pagi,