Antologi Puisi ||Erwin Pitang||

Ilustrasi

#Jangan biarkan dingin terlampau membius sendirimu ..

 

TITIK.

Dimana kamu berhenti..
Berhenti untuk memulai.
Memulai untuk berhenti..
Adalah tentang kepastian.
Tentang yang kamu beri sejak kamu berubah menjadi pemimpi yang mustahil namun optimis..

Titik yang sama..
Itulah yang kukatakan lewat hari yang tak ingin murung selaksa mendung mempermainkan air hujan pada kantung awan yang bimbang..

Kita telah berada pada ubun ubun yang beranjak menipis tentang masa yang terhitung sebagai waktu..
Kamu dan aku masih saja dengan cita rasa tapak kita masing masing..

Akankah kamu menemukan yang tersembunyi selama hidup adalah pencarian dan hari adalah zona nyaman tempatmu mencari?
Tentu kamu adalah jawaban yang jujur.
Jika jujur membuatmu mengerti tentang arti dari keterbukaan..

Halaman: 12345

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru