“Ini menjadi bukti bahwa dengan kerja keras dan disiplin, anak-anak TTU bisa bersaing di mana saja,” tambahnya.
Dalam perjalanan kariernya, Jingko pernah menjadi prajurit TNI Angkatan Darat dengan pangkat terakhir Prajurit Kepala (Praka).
Ia juga mencatat prestasi sebagai siswa terbaik dalam latihan militer lintas negara di Adelaide, Australia, yang diikuti oleh peserta dari berbagai negara.
Selain itu, ia pernah bertugas di Komando Pasukan Khusus (Kopassus), khususnya pada Satuan Penanggulangan Teror (Satgultor) 81 yang dikenal sebagai unit elite.
Setelah mengakhiri masa dinas militernya, Jingko melanjutkan karier di sektor profesional dengan bergabung dalam jaringan usaha Jhonlin Group milik Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam.
Jingko mengaku perjalanan kariernya tidak mudah dan membutuhkan komitmen tinggi.
“Semua yang saya capai hari ini melalui proses panjang, disiplin, dan kemauan untuk terus belajar,” ungkapnya.
