PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, Maumere– Promotor Gereja Katolik bekerja sama dengan Ordo Somascan (CRS) menyalurkan bantuan kepada enam kepala keluarga di Dusun Belat, Desa Riit, yang menjadi korban terdampak paling serius akibat gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang wilayah tersebut pada 15 Agustus lalu.
Bantuan diserahkan langsung kepada para penerima berupa bahan kebutuhan pokok sehari-hari serta uang tunai untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga selama masa pemulihan.
Admin Promotor Gereja Katolik, Anesius Sinaga, mengatakan enam keluarga tersebut layak mendapat perhatian khusus dari pemerintah dan menjadi prioritas bantuan. Ia menjelaskan bahwa rumah para korban mengalami kerusakan berat sehingga sudah tidak layak huni.
Baca juga: Bantu Warga Terdampak Gempa, Wabup Sikka Salurkan 20 Tenda di Talibura
“Mereka ini harus menjadi prioritas bantuan pemerintah karena rumahnya rusak berat dan tidak layak huni,” ujar Anes.
Selain bantuan pokok, Promotor Gereja Katolik juga menyatakan kesiapannya memberikan beasiswa kepada tiga anak sekolah dari keluarga korban gempa.
Penyerahan bantuan turut dihadiri langsung oleh P. Yuvens Rodos, CRS. Ia berharap bantuan dari pemerintah maupun pihak lain segera datang, mengingat kondisi para korban yang sebagian besar masih menggantungkan harapan pada bantuan dari luar.
Sebelum meninggalkan Dusun Belat, P. Yuvens mengajak para korban gempa untuk berdoa bersama dan memberikan berkat kepada mereka.