“Serasa Mimpi”: Kunjungan Wapres Gibran di Gereja St. Maria Magdalena Nangahure, Pastor Paroki Apresiasi Kepedulian dan Kehadiran Pemimpin

"Memang dari semula saya berpikir, 'Ini mimpi ya?' Tidak pernah membayangkan tiba-tiba orang nomor dua RI datang berkunjung. Ternyata memang itu satu realitas," ujar Romo Wilhelmus kepada media ini.
RP. Wilhelmus Lae, CP Saat Ditemui Wapres, Gibran di Gereja St. Maria Magdalena Nangahure Didampingi Oleh Wakil Bupati Sikka, Subandi.

PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, SIKKA — Suasana tenang di Paroki St. Maria Magdalena Nangahure, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, berubah menjadi riuh penuh haru pada Kamis (20/8/2026). Tanpa ada pemberitahuan jauh-jauh hari, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka tiba-tiba hadir meninjau langsung kondisi gereja yang mengalami kerusakan akibat guncangan gempa bumi baru-baru ini.

Pastor Paroki St. Maria Magdalena Nangahure, RP. Wilhelmus Lae, CP., mengaku sangat terkejut dengan kunjungan dadakan dari orang nomor dua di Indonesia tersebut. Ia baru menerima pesan singkat dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) pada pukul 09.00 WITA, beberapa jam sebelum rombongan tiba.

“Memang dari semula saya berpikir, ‘Ini mimpi ya?’ Tidak pernah membayangkan tiba-tiba orang nomor dua RI datang berkunjung. Ternyata memang itu satu realitas,” ujar Romo Wilhelmus kepada media ini, Sabtu, (22/08/2026).

Baca juga: Pemda Sikka Respons Cepat Keluhan Warga Mapitara, Alat Berat Segera Dikerahkan ke Longsor Buwer di Mapitara

Sambut Histeris dan Antusiasme Lintas Agama

Meski pengumuman hanya disebarkan secara singkat melalui grup percakapan warga, antusiasme masyarakat tak terbendung. Ketika iring-iringan mobil Wapres tiba, gemuruh teriakan histeris dari anak-anak, orang tua, hingga pemuda setempat menggema di area gereja. Wapres Gibran tampak menyapa masyarakat yang menyemut, menyalami warga, dan membagikan buku kepada anak-anak.

Menariknya, sambutan meriah tersebut tidak hanya datang dari umat Katolik, tetapi juga melibatkan warga Muslim dan Kristen sekitar yang datang berbondong-bondong.

Baca juga: Ny. Fista Sambuari Kago Blusukan ke Tanawawo, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa yang Terisolir

“Tiba-tiba umat datang tidak hanya umat Katolik, tapi ya dari teman-teman dari Muslim, dari Kristen, semua masyarakat. Jadi tidak lagi lihat agamanya apa, sukunya apa, tapi bahwa ini kehadiran pemimpin kita. Jadi semua umat respon, anak kecil, anak muda, orang tua, semua ramai-ramai,” ungkap Romo Wilhelmus.

Halaman: 123

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru