Upaya Jaga Kesuburan Tanah dan Atasi Pola Pertanian Berpindah, Petani Banain TTU Uji Teknologi Jerami dan Eco Enzyme

Menurut Paskalis, selama ini sebagian masyarakat di Banain atau TTU secara umum masih membuka lahan dengan cara membakar. Setelah tanaman dipanen, lahan kemudian ditinggalkan dan masyarakat kembali membuka lahan baru.
Kelompok Tani Berkasih di Desa Banain C, TTU, mengikuti pelatihan hari kedua terkait penerapan teknologi jerami dan eco enzyme sebagai alternatif mengurangi praktik tebas bakar dan pertanian berpindah-pindah di Bes'ana, Desa Banain C, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten TTU, 1 Oktober 2026.

Fermentasikan selama beberapa bulan hingga menghasilkan cairan beraroma asam-manis khas fermentasi.

Saring cairannya sebelum digunakan.

Catatan: Takaran dan lama fermentasi sebaiknya mengikuti formula yang sudah diuji oleh pendamping pertanian setempat. Eco enzyme bukan pengganti pupuk atau pestisida yang efektivitasnya sudah terbukti untuk semua tanaman.

3. Menggunakan jerami di lahan

Setelah lahan ditanami, letakkan jerami di permukaan tanah sebagai mulsa.

Buat lapisan secukupnya, tetapi jangan menutup langsung pangkal batang tanaman.

Jerami membantu menutup permukaan tanah sehingga penguapan air dan pertumbuhan gulma dapat berkurang.

Halaman: 1234567

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru