Kehadiran almarhum di Sikka awalnya untuk menjalankan misi kemanusiaan. Sebagai utusan Paguyuban Ende Sikka se-Wamena, beliau menyalurkan bantuan sukarela bagi warga terdampak bencana gempa bumi Agustus 2026 lalu, sekaligus mengurus kelengkapan berkas administrasi K2.
Namun, peristiwa naas terjadi pada Rabu (9/9/2026). Usai menjalankan aktivitas rutin keluarga dan pekerjaan di klinik, almarhum berencana mengantarkan ternak bantuan menuju Distrik Piramid bersama rekan kerjanya pada pukul 13.45 WIT. Meskipun sempat dilarang oleh sang istri, almarhum tetap berangkat demi menuntaskan tugas pelayanan tersebut.
Sekitar pukul 15.47 WIT, pihak keluarga menerima kabar duka bahwa kendaraan almarhum dihadang di Distrik Muliyama sebelum sampai di lokasi tujuan. Alfonsius gugur di tempat setelah mengalami luka tembak di bagian belakang kepala dan tangan kiri akibat serangan kelompok OPM Kodap III Ndugama.
Kepergian drh. Alfonsius Albinus Mehan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, masyarakat Kabupaten Sikka, serta warga Wamena yang mengenal sosoknya sebagai pribadi tulus dan selalu siap melayani sesama.