Pemda Sikka Respons Cepat Keluhan Warga Mapitara, Alat Berat Segera Dikerahkan ke Longsor Buwer di Mapitara

Menanggapi laporan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sikka sekaligus Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Sikka, Margaretha Movaldes Da Maga Bapa atau yang akrab disapa Femi Bapa, memberikan respons cepat.

PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, Maumere— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka menunjukkan respons cepat dalam penanganan dampak bencana yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sikka. Pemerintah daerah terus melakukan monitoring serta membangun komunikasi intensif bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan para camat se-Kabupaten Sikka untuk memastikan perkembangan penanganan bencana dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Koordinasi tersebut dilakukan melalui rapat terbatas dan pertemuan virtual menggunakan Zoom yang berlangsung hingga sore dan malam hari (Jumad, 21 Agustus 2026). Dalam pertemuan tersebut, masing-masing wilayah menyampaikan laporan kondisi terkini serta kebutuhan mendesak masyarakat terdampak bencana.

Salah satu persoalan yang mendapat perhatian serius adalah terputusnya akses Waigete–Galit, tepatnya di kawasan Buwer, akibat material longsor. Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas masyarakat dari dan menuju Desa Egon Gahar, Kecamatan Mapitara, terganggu selama kurang lebih enam hari terakhir.

Baca juga: Listrik di Palue Kembali Menyala, Camat Sampaikan Apresiasi kepada PLN dan Semua Pihak

Permasalahan itu disampaikan langsung oleh Sekretaris Kecamatan Mapitara, Stephanus Raga, dalam pertemuan virtual bersama Pemkab Sikka.

Menurut Stephanus, longsor di Buwer tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga berdampak langsung terhadap pelayanan pemerintahan dan kesehatan masyarakat Desa Egon Gahar.

“Beberapa hari terakhir aktivitas pelayanan kesehatan maupun pelayanan pemerintahan kecamatan kepada masyarakat Desa Egon Gahar belum dapat dilakukan secara maksimal karena akses di Buwer tertutup longsor,” demikian laporan Stephanus dalam pertemuan tersebut.

Baca juga: Warga Desa Rana Gapang, Elar, Manggarai Timur Mengaku Belum Terima Bantuan Pemerintah Sepekan Pascagempa M7,7

Ia menjelaskan, lokasi longsor tersebut merupakan akses penting dari pusat Kecamatan Mapitara menuju Desa Egon Gahar sekaligus menjadi jalur yang digunakan menuju Puskesmas Mapitara.

Halaman: 12345

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru