Tangis Ibunda Almarhumah Noni di Sikka: Memohon Presiden Ungkap Kejanggalan dan Sesalkan Diminta APH jadi ‘Intel’

Hanya mereka (APH) meminta bahwa kalau keluarga korban lihat, tolong di foto. Apakah kami ini intel? Kami ini sudah jadi korban, masa harus jadi intel lagi? Apakah itu bukan kinerja polisi? Apakah karena kami miskin dan lemah sehingga hukum mempermainkan kami?" sesal Maria.

2. Sandiwara Pencarian Jenazah saat Rekonstruksi

Saat rekonstruksi, Rovin mengaku sempat mencari jenazah korban hingga tiga kali dan tidak menemukannya. Baru setelah mencari bersama neneknya, jenazah berhasil ditemukan.

“Jika dia yang membunuh dan menyembunyikan, bagaimana mungkin dia sendiri tidak tahu di mana menaruhnya sampai bolak-balik tiga kali? Ini tidak ditelusuri ulang oleh penyidik,” tanya Maria dengan nada sedih.

3. Modus Peminjaman Gitar yang Mencurigakan

Ibu korban meyakini gitar digunakan sebagai alat pancingan yang direncanakan. Di persidangan, ayah pelaku (Safer) mengaku telah membelikan Rovin gitar dengan merek dan warna yang sama persis dengan milik korban.

“Kenapa kalau sudah punya yang sama, dia masih harus pinjam milik anak saya? Melalui gitar itulah mereka merencanakan memanggil anak saya ke rumah mereka,” ujar Maria.

4. Alibi Mencurigakan Ayah Pelaku saat Malam Kejadian

Halaman: 1234

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru

Ikut kami:

Terpopuler