“Di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks, anak-anak membutuhkan ruang pembinaan yang mampu membentuk karakter, memperkuat iman, dan menanamkan identitas sebagai murid Kristus. Menjadi Anak Maria bukan sekadar sebuah sebutan, tetapi sebuah panggilan untuk hidup dalam doa, kasih, keberanian, dan kesetiaan mengikuti Yesus,” ungkapnya.
Ketua Regia Maria Bunda Kristus Maumere dalam sambutannya mengajak seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh sukacita, disiplin, dan semangat persaudaraan agar pengalaman selama Temu Felites menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Pemimpin Rohani Regia Maria Bunda Kristus Maumere menjelaskan bahwa Temu Felites merupakan salah satu rekomendasi penting yang lahir dalam Temu Legioner Muda Regia tahun sebelumnya. Karena itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda tetap yang diselenggarakan setiap tiga tahun sekali. Setelah pelaksanaan perdana di Maumere, diharapkan seluruh Komisium mulai memikirkan bersama keuskupan yang akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan berikutnya.
Mewakili Bupati Sikka, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Sikka memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, pembinaan iman sejak usia dini merupakan investasi penting dalam membentuk generasi yang berkarakter, beriman, berakhlak mulia, serta mampu menjadi teladan di tengah keluarga, sekolah, Gereja, dan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Sikka menyampaikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan positif yang membangun generasi muda.
Sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian kegiatan, Temu Felites I Regia Maria Bunda Kristus Maumere secara resmi dibuka di hadapan seluruh peserta.
Kehangatan persaudaraan semakin terasa pada malam hari ketika seluruh peserta menikmati makan malam bersama umat Aebubu. Keramahan umat dalam menyiapkan konsumsi dan melayani para peserta mendapat apresiasi khusus dari Ketua Regia yang menyampaikan ucapan terima kasih atas keterlibatan seluruh umat sehingga para Felites dapat merasakan suasana kekeluargaan selama berada di Maumere.
Suasana makan malam semakin meriah dengan berbagai penampilan hiburan spontan dari para Felites. Gelak tawa, nyanyian, dan tepuk tangan memenuhi aula, menjadi gambaran indah bahwa anak-anak dari berbagai daerah kini dipersatukan sebagai satu keluarga besar Legio Maria.