Selain Ketua Umum FPPTI, Asisten 2 Sekda Kabupaten Ende, Bapak Martinus Satban S.Sos., M.SI yang mewakili pemerintah kabupaten Ende menyoroti bagaimana perpustakaan dan pustakwan bertransformasi dalam jagat digital. Perpustakaan dan pustakawan tidak terus tergerus di pada pola dan zamannya. Ia mesti bertrasformasi terus menerus.
“Pertama-tama yang menjadi tantangan adalah bagaimana perpustakaan dan atau pustakawan menangkap dinamika yang ada dan membangun perpustakaan di zaman ini. Zaman terus berubah tetapi sesungguhnya perpustakaan tidak akan pernah mati. Tugas kita adalah bagaimana mengembangkan perpustakaan di zaman ini untuk menjadikanya menarik. Semoga forum dan kegiatan ini menjadi sarana pengembangan literasi dan pemberdayaan sumber daya manusia yang visioner.” Tegasnya.
Di zaman yang serba digital ini, eksistensi perpustakaan seakan berada pada titik yang dilematis, antara berkutat dengan horizon lama atau terus bertransformasi pada zamannya. Namun setiap masa selalu menciptakan horizon yang berbeda untuk berbenah dan berada setara dengan perkembangan zaman. Tanpa disadari komitmen terhadap transformasi perpustakaan selalu menumbuhkan kapabilitas dan kapasitas. Hal ini sebagaimana dituturkan oleh Prof. Dr. Ir. Markus M. Kleden, selaku ketua FPPTI Wilayah NTT. Dalam sambutan, beliau memetahkan secara verbal bagaimana kapabilitas dan kuantitas berkembang di dalam dan melalui FPPTI Wilayah NTT.