Menariknya lagi, mahasiswa Sistem Informasi IFTK Ledalero juga menampilkan sisi kreatif mereka melalui karya seni visual dan instalasi spot foto yang dirancang khusus untuk pengunjung. Pameran itu terbuka untuk umum dan menjadi ruang interaksi antara mahasiswa dengan masyarakat.
“Kami juga mengajak orang tua datang melihat pameran kami dan menyaksikan apa yang sudah kami buat selama berkuliah di IFTK Ledalero di jurusan Sistem Informasi,” ungkap panitia kegiatan.
Ketua Panitia SI FEST, Stefanus Afrison Deru, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan menjembatani mahasiswa, pelajar, dan masyarakat agar semakin memahami pentingnya sistem informasi di tengah perkembangan zaman yang serba digital.
“Melalui SI FEST, kami ingin menunjukkan bahwa sistem informasi bukan hanya tentang coding, tetapi juga tentang solusi nyata untuk pemerintahan, pendidikan, dan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi pesan kuat bagi generasi muda di Kabupaten Sikka bahwa masa depan tidak hanya ditentukan oleh siapa yang paling sering tampil di media sosial, tetapi oleh siapa yang mampu menciptakan inovasi dan solusi bagi lingkungan sekitarnya. SI FEST menjadi bukti bahwa anak muda Flores juga mampu bersaing dan berkontribusi dalam era transformasi digital Indonesia.