Semangat Kemandirian Desa Hebing, BUMDES “Nura Ne” Kembangkan Hortikultura dan Buka Peluang Ekonomi Warga

Pemerintah Desa Hebing juga menunjukkan dukungan serius terhadap pengembangan usaha tersebut melalui penyertaan modal tahun 2025 sebesar Rp61.621.800 yang digunakan untuk modal usaha sekaligus biaya operasional.

PERSPEKTIFNUSANTARA. COM- MAUMERE, Desa Hebing, Kecamatan Mapitara, terus menunjukkan semangat kemandirian ekonomi melalui pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) “Nura Ne”. BUMDES yang dibentuk oleh masyarakat desa ini hadir sebagai wadah untuk mengelola potensi lokal, khususnya di sektor pertanian hortikultura, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi desa.

BUMDES “Nura Ne” saat ini dipimpin oleh Direktur Susantri Hada Inda, didampingi Sekretaris Silvestra N.D. Nua, Bendahara Adelheid Lite Aran, serta Manajer Unit Usaha Imanuel Tena. Dalam pengembangannya, BUMDES fokus pada unit usaha budidaya tanaman hortikultura seperti tomat, cabai, buncis, dan pepaya California.

Pemerintah Desa Hebing juga menunjukkan dukungan serius terhadap pengembangan usaha tersebut melalui penyertaan modal tahun 2025 sebesar Rp61.621.800 yang digunakan untuk modal usaha sekaligus biaya operasional. Selain itu, desa turut mendukung melalui penyediaan aset berupa satu unit hand traktor dan dua buah profil tank berkapasitas 2.200 liter.

Baca juga: Renovasi Kantor Bupati TTU Jadi Sorotan, Falent Kebo Tegaskan Tak Ada Dana APBD untuk Kantor Sementara

Sekretaris Desa Hebing, Frengkianus Kora, menjelaskan bahwa pembentukan dan pengembangan BUMDES “Nura Ne” merupakan langkah strategis desa dalam menciptakan sumber ekonomi baru yang dikelola langsung oleh masyarakat.

Menurutnya, sektor pertanian dipilih karena memiliki potensi besar dan sesuai dengan kondisi geografis Desa Hebing yang sebagian besar masyarakatnya menggantungkan hidup pada bidang pertanian. Ia berharap keberadaan BUMDES dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

“BUMDES ini bukan hanya soal usaha semata, tetapi menjadi wadah pemberdayaan masyarakat. Kita ingin masyarakat desa bisa mandiri, memiliki pendapatan tambahan, dan mampu mengelola potensi desa secara bersama-sama,” ujarnya.

Baca juga: PKL Penjual Ikan “Diseret” Satpol PP di Depan SD Geliting, Warga Waiara Diperingatkan Keras Jangan Bandel Lagi

Dalam pelaksanaannya, usaha budidaya hortikultura yang dijalankan BUMDES “Nura Ne” dilakukan dengan menerapkan prinsip pertanian yang baik. Mulai dari pemilihan bibit unggul, pengolahan lahan, pemeliharaan tanaman, hingga proses panen dan pasca panen dilakukan secara terencana agar menghasilkan produk pertanian yang berkualitas.

Halaman: 123

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru