PERSPEKTIFNUSANTARA.COM – Kepolisian Resor (Polres) Sikka merespons tudingan miring terkait dugaan suap sebesar Rp 5 juta yang menyeret salah satu oknum penyidik Satuan Reserse Kriminal (Reskrim). Tudingan ini sebelumnya mencuat dalam aksi damai Forum 10 Suku dan keluarga almarhumah Noni pada Senin (11/5).
Wakapolres Sikka, Kompol Marselus Yugo Amboro, S.I.K., menegaskan bahwa pihaknya telah menerjunkan tim Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk mendalami kebenaran informasi tersebut sejak Selasa (12/5) pagi.
Hasil Pemeriksaan, berdasarkan poin ke-16 pernyataan sikap Forum 10 Suku, dugaan aliran dana tersebut bersumber dari keterangan Lukas Lado dan anaknya, Dio.
Namun, setelah dilakukan pengambilan keterangan oleh Propam sekitar pukul 09.00 WITA, muncul fakta mengejutkan. Istri dari Lukas Lado menyatakan bahwa suaminya tidak pernah melihat penyidik menerima uang sebagaimana yang dituduhkan.
Menurutnya, pernyataan sang suami dipicu oleh kondisi kesehatan mental yang tidak stabil.
“Mohon maaf suami saya ini sudah sakit, kami didiagnosa mengalami halu,” ujar Kompol Marselus menirukan pernyataan istri Lukas Lado saat ditemui di Mapolres Sikka.
Baca juga: Antologi Puisi ||Erwin Pitang||