*Pengakuan “Mengigau” dan Kondisi Medis*
Dalam pemeriksaan tersebut, Lukas Lado sendiri mengakui bahwa informasi mengenai suap tersebut hanyalah igauan semata yang kemudian didengar oleh anaknya.
“Saya juga nggak tahu ni, saya bangun pagi saya langsung mengigau kalau si penyidik ini terima uang lalu didengarlah sama anaknya,” ungkap Wakapolres mengutip pengakuan Lukas Lado.
Terkait kondisi medis saksi, Kompol Marselus menjelaskan bahwa Lukas Lado memang dalam masa pengobatan dokter, meski pihaknya belum bisa memastikan tingkat keparahan depresinya.
“Kalau dibilang depresi ringan berat sedang, saya tidak tahu ya, saya belum mendalami, tetapi informasinya yang bersangkutan mengkonsumsi obat dan dikasih sama dokter,” pungkas Wakapolres Sikka.
Polres Sikka menegaskan tidak akan menutup-nutupi kasus ini dan mempersilakan pihak luar untuk melakukan cross-check langsung kepada yang bersangkutan.
Kompol Marselus menjamin bahwa institusinya tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk rekayasa kasus.
“Kami tidak ada toleransi terhadap rekayasa kasus. Setiap ada informasi yang bersifat membangun, kami langsung tindaklanjuti,” ujar dia.