Acara launching dihadiri para imam dan frater alumni Seminari BSB, para pimpinan lembaga Pendidikan Katolik, Ketua Sanpukat Maumere dan para mitra kerja. Di akhir kegiatan, para alumni dan para pimpinan lembaga diberikan kesempatan untuk sharing gagasan dan mengungkapkan pesan-kesan.
Ketua Sanpukat Maumere, RD. Yulius Heribertus mengatakan Seminari BSB adalah rekan kerja yang turut memajukan pendidikan di Sikka.
“Sebagai lembaga yang berada di bawah Sanpukat Maumere, Seminari ini telah menunjukkan kualitas, tetapi dengan berbagai hal yang perlu dikembangkan lebih lanjut,” ungkapnya.
Sedangkan alumni Angkatan pertama, RP. Maget, O. Carm mengisahkan perubahan yang dilihatnya pada almamater. “Saya pernah menjadi siswa di sini, pernah juga bekerja sebagai imam di sini. Ada banyak perubahan. Saya optimis, BSB akan berkembang ke depannya,” ungkap imam Carmel ini.
Praeses Seminari BSB, RD. Martoni Tangi dalam sambutannya menegaskan bahwa lembaga ini memerlukan evaluasi berkala. Ia mengungkapkan bahwa Seminari perlu mempertegas keunikannya di tengah tantangan dunia dewasa ini.
“Ada banyak hal yang perlu menjadi evaluasi demi kebaikan lembaga ini. Ini adalah lembaga calon imam. Kesadaran ini yang perlu kita jaga bersama,” pungkasnya.
Seminari BSB merupakan lembaga Pendidikan Calon Imam termuda di Nusa Tenggara. Lembaga ini didirikan oleh Mgr. Abdon Longginus Da Cunha pada 27 Oktober 2022.