KPERSPEKTIFNUSANTARA.COM – Dalam rangka mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Sikka menata kembali kawasan perdagangan, Ketua Organisasi Masyarakat (Ormas) GRIB JAYA SIKKA, Eduardus Berti, bersama sejumlah anggotanya turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengamanan di lokasi pembongkaran lapak pedagang liar di area Eks Pasar Geliting, Kecamatan Kewapante, pada Selasa pagi (28/4/2026).
Kehadiran personel GRIB Jaya Sikka ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap operasi yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kabupaten Sikka. Sinergi ini bertujuan memastikan proses penertiban berjalan kondusif, aman, dan tanpa gejolak yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Eduardus Berti menjelaskan bahwa langkah ini diambil karena GRIB Jaya Sikka memiliki visi yang sama dengan Pemkab Sikka, yaitu menciptakan tata kota yang tertib, bersih, dan nyaman bagi seluruh warga.
“Kami hadir bukan untuk mencari konflik, tetapi untuk membantu aparat menjaga situasi tetap kondusif. Dengan adanya kami di lapangan, diharapkan tidak ada provokasi atau kesalahpahaman yang dapat memicu kerusuhan selama proses pembongkaran berlangsung,” ujar Eduardus di sela-sela kegiatan.
Selain melakukan pengamanan perimeter, anggota GRIB Jaya Sikka juga berperan aktif dalam memberikan penjelasan persuasif kepada para pedagang yang masih enggan membongkar lapaknya. Pendekatan “dari saudara untuk saudara” ini terbukti efektif meredam tensi di lapangan.
Fokus pada Eks Pasar Geliting Kewapante Area Eks Pasar Geliting di Kewapante telah lama menjadi sorotan karena seringnya terjadi okupasi lahan bahu jalan yang mengakibatkan kemacetan parah, terutama di jam-jam puncak. Pembongkaran lapak-lapak ilegal ini merupakan tindak lanjut dari peringatan sebelumnya agar pedagang pindah ke lokasi pasar resmi yang telah disediakan pemerintah.
Dengan dikawal ketat oleh Satpol PP dan diamankan oleh GRIB Jaya Sikka, proses pembongkaran berjalan lancar.
