PERSPEKTIFNUSANTARA.COM – Gunung Lewotobi Laki-laki kembali mengalami erupsi pada Sabtu, 25 April 2026 pukul 06.46 WITA.
Berdasarkan laporan resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), tinggi kolom abu teramati mencapai sekitar 1.800 meter di atas puncak atau sekitar 3.384 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan terpantau condong ke arah utara hingga timur laut. Aktivitas erupsi ini juga terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 10,5 mm dan durasi sekitar 7 menit 9 detik.
Baca juga: Pastor yang Diduga Dianiaya di Kloangpopot Ternyata Imam Muda Baru Ditahbiskan Tahun Lalu
Saat ini, status Gunung Lewotobi Laki-laki masih berada pada Level II (Waspada).
Rekomendasi untuk Masyarakat
PVMBG mengeluarkan sejumlah imbauan kepada masyarakat, antara lain:
Warga dan wisatawan dilarang beraktivitas dalam radius 4 kilometer dari pusat erupsi.
Masyarakat diminta tetap tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah serta tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya.
Warga di sekitar gunung diimbau waspada terhadap potensi banjir lahar hujan, terutama di wilayah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Baca juga: Pastor di Sikka Jadi Korban Penganiayaan, Polisi Selidiki Motif dan Pelaku
Masyarakat yang terdampak hujan abu dianjurkan menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut guna menghindari gangguan pernapasan.
Selain itu, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, serta PVMBG di Bandung untuk memantau perkembangan aktivitas gunung.
