Ratusan Penumpang di Bandara Frans Seda Maumere Batal Terbang Imbas Erupsi Gunung Lewotobi

Bandara Fransiskus Xaverius Seda Maumere, Kabupaten Sikka, NTT

IW1940: Makassar (UPG) – Maumere (MOF)

IW1829: Kupang (KOE) – Maumere (MOF)

IW1828: Maumere (MOF) – Kupang (KOE)

Erupsi Dahsyat Lewotobi

Sementara itu, erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki tercatat terjadi pada Kamis pagi pukul 07.21 WITA dengan tinggi kolom abu mencapai 1.800 meter di atas puncak kawah. Kolom abu berwarna kelabu pekat dan mengarah ke barat daya.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Lewotobi, Emanuel Rofinus Bere, menjelaskan erupsi tersebut terekam dengan amplitudo maksimum 22,2 mm dan durasi 1 menit 43 detik.

Pihak bandara masih terus melakukan pemantauan kondisi abu vulkanik di area landasan. Jika kondisi dinyatakan aman sebelum masa NOTAM berakhir, pembukaan kembali bandara akan segera diumumkan kepada publik.

Klik link ini untuk berita terbaru hanya di PerspektifNusantara.com

Halaman: 12

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru