PERSPEKTIFNUSANTARA.COM – Lewotobi Kembali mengamuk, (22/4/2026) pukul 13:53 WITA. Gunung Merapi yang sering disebut Lewotobi Laki laki ini mengalami erupsi hingga kolom letusan teramati setinggi 1.200 meter atau 1,2 kilomter di atas puncak (± 2784 m di atas permukaan laut).
Petugas Pos Pengamat gunung api itu menyampaikan bahwa kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya dan barat.
Erupsi Lewotobi terekam seismograf dengan amplitudo maksimum 5.9 mm dan durasi 227 detik.
Baca juga: Sinergi Baru, TP-PKK Kelurahan Wairotang di Sikka Gelar Pertemuan Perdana
Status Lewotobi kini berada di Level II atau Waspada.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan masyarakat di sekitar gunung api dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 4 km dari pusat erupsi .
Warga Diminta Waspada
Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi juga diharapkan mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.
Selain itu yang terdampak hujan abu diminta memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.
