Kumpulan Puisi Kartini Felix Riondi Sugar dan Fransiska Atrince Gamo

Fransiska Atrince Gamo (Kiri) dan Felix Riondi Sugar (Kanan)

Sebuah wasiat abadi
Tidak tergerus zaman juga waktu
Emansipasi bergaung polos di sepanjang bumi Pertiwi
Melahirkan cita menumbuhkan cinta
menggantung harapan
Nyata

Sang pahlawan peradaban akhirnya terbit
Melukis sejarah berharap setara, searah
Habis gelap terbitlah terang
Harkat luhur martabat mulia
Bumi Indonesia tersenyum
Bangga

Abadilah Puan dalam jiwa
Ajari kami untuk tak menyerah meskipun kalah
Mengabdikan diri memberi jasa
Meski nanti raga ini tak abadi , setidaknya telah menjadi berarti.

Fransiska Atrince Gamo, berasal dari Maumere,Flores-NTT adalah seorang pustakawati yang mengabdi di satu lembaga pendidikan sekolah dasar di kota Maumere. Memiliki kegemaran menulis, termasuk puisi.

Klik Link Ini Untuk Berita Terbaru hanya di Google News

Halaman: 123

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru